KATARAK SENILIS IMATUR PDF

Request PDF on ResearchGate | PERBEDAAN KADAR MALONDIALDEHID PLASMA DARAH ANTARA PENDERITA KATARAK SENILIS IMATUR DAN MATUR. PERBEDAAN KADAR MALONDIALDEHID PLASMA DARAH ANTARA PENDERITA KATARAK SENILIS IMATUR DAN MATUR PADA PASIEN. M(K) KATARAK MATUR OD DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN 1 KATARAK SENILIS MATUR OD + KATARAK SENILIS IMATUR OS.

Author: Kigazil Vusida
Country: Ukraine
Language: English (Spanish)
Genre: Photos
Published (Last): 5 October 2008
Pages: 403
PDF File Size: 14.61 Mb
ePub File Size: 9.48 Mb
ISBN: 341-5-60538-353-1
Downloads: 5164
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Douzragore

Makalah Katarak Kel 9. Makalah Askep Katarak askep. Sap Katarak Full description. Latar Belakang Katarak adalah perubahan lensa mata yang tadinya jernih dan tembus cahaya menjadi keruh. Lensa mata yang normal adalah jernih.

Bila terjadi proses katarak, lensa menjadi buram seperti kaca susu. Katarak menyebabkan penderita tidak bisa melihat dengan jelas. Lensa mata penderita miatur keruh dan tak tembus cahaya sehingga cahaya sulit mencapai retina dan akan menghasilkan bayangan yang kabur pada retina. Sebagian besar katarak terjadi akibat adanya perubahan komposisi kimia lensa mata yang mengakibatkan lensa mata menjadi keruh.

Penyebabnya dapat faktor usia, paparan sinar ultra violet dan faktor gizi. Gejala gangguan penglihatan penderita katarak tergantung dari letak kekeruhan lensa mata.

Bila katarak terdapat di bagian pinggir lensa, maka penderita akan merasa adanya gangguan penglihatan. Bila kekeruhan terdapat pada bagian tengah lensa, maka tajam penglihatan akan terganggu. Gejala awal biasanya ditandai adanya penglihatan ganda, peka atau silau terhadap sehilis sehingga mata hanya merasa nyaman bila melihat pada malam hari. Dan biasanya mata mengalami perubahan tajam penglihatan sehingga sering mengganti ukuran kaca mata. Untuk katarak kongenital sendiri, dari hasil penelitian yang dilakukan di Inggris pada tahundidapatkan hasil bahwa insidensi dari katarak kongenital dan infantil tertinggi pada tahun pertama kehidupan, yaitu 2,49 per Insidensi kumulatif selama 5 tahun adalah 3,18 per Insidensi katarak bilateral lebih tinggi jika dibandingkan yang unilateral, akan tetapi juga didapatkan bahwa insidensi ini tidak diperbedakan oleh jenis kelamin dan tempat.

Jika penyebabnya diketahui, maka dilakukan pengobatan terhadap penyebab terjadinya katarak kongenital. Anatomi Lensa Lensa adalah suatu struktur bikonveks, avaskular, tak berwarna dan transparan. Tebal sekitar 4 mm dan diameternya 9 senils. Dibelakang iris lensa digantung oleh zonula zonula Zinnii yang menghubungkan dengan korpus siliare. Disebelah anterior lensa terdapat humos aquos dan disebelah posterior terdapat viterus.

Kapsul lensa adalah suatu membran semipermeabel yang dapat dilewati air dan elektrolit. Disebelah depan terdapat selapis epitel subkapsular.

Nukleus lensa lebih keras daripada korteksnya. Sesuai dengan bertambahnya usia, serat-serat lamelar subepitel terus diproduksi, sehingga lensa lama-kelamaan menjadi kurang elastic.

Davin Pannaausten –

Kandungan kalium lebih tinggi di lensa dari pada di kebanyakan jaringan lain. Asam askorbat dan glutation terdapat dalam bentuk teroksidasi maupun tereduksi. Tidak ada serat nyeri, pembuluh darah atau pun saraf di lensa. Fisiologi Lensa Fungsi utama lensa adalah memfokuskan berkas cahaya ke retina. Untuk memfokuskan cahaya yang datang dari jauh, otot-otot siliaris relaksasi, menegangkan serat zonula dan memperkecil diameter anteroposterior lensa sampai ukurannya yang terkecil, daya refraksi lensa diperkecil sehingga berkas cahaya paralel atau terfokus ke retina.

Untuk memfokuskan cahaya dari benda dekat, otot siliaris berkontraksi sehingga tegangan zonula berkurang.

Case Report Katarak Senilis

Kapsul lensa yang elastik kemudian mempengaruhi lensa menjadi lebih sferis diiringi oleh peningkatan daya biasnya. Seiring dengan pertambahan usia, kemampuan refraksi lensa perlahan-lahan berkurang. seniliz

  ENSONIQ MIRAGE MANUAL PDF

Metabolisme Lensa Normal Transparansi lensa dipertahankan oleh keseimbangan air dan kation sodium dan kalium. Kedua kation berasal dari humour aqueous dan vitreous. Kadar kalium di bagian anterior lensa lebih tinggi di bandingkan posterior.

Images by indahkus_

Dan kadar natrium di bagian posterior lebih besar. Ion K bergerak ke bagian posterior dan keluar ke aqueous humour, dari luar Ion Na masuk secara difusi dan bergerak ke bagian anterior untuk menggantikan ion K dan keluar melalui pompa aktif Na-K ATPase, sedangkan kadar kalsium tetap dipertahankan di dalam oleh Ca-ATPase.

Aldose reduktse adalah enzim yang merubah glukosa menjadi sorbitol, dan sorbitol dirubah menjadi fructose oleh enzim sorbitol dehidrogenase. Embriologi Lensa Mata berasal dari tonjolan otak optic vesicle. Lensanya berasal dari ektoderm permukaan pada tempat lensplate, yang kemudian mengalami invaginasi dan melepaskan diri dari ektoderm permukaan membentuk vesikel lensa dan bebas terletak di dalam batas-batas dari optic cup.

Segera setelah vesikel lensa terlepas dari ektoderm permukaan, maka sel-sel bagian posterior memanjang dan menutupi bagian yang kososng. Pada stadium ini, kapsul hialin dikeluarkan oleh sel-sel lensa. Ijatur sekunder memanjangkan diri, dari daerah ekuator dan tumbuh ke depan di bawah epitel subkapsuler, yang hanya selapis dan ke belakang di bawah kapsula lentis. Serat-serat ini saling bertemu dan membentuk sutura lentis, yang berbentuk huruf Y yang tegak di anterior dan Y yang imatr di posterior.

Pembentukan lensa selesai pada usia 7 bulan penghidupan foetal. Inilah yang membentuk substansi lensa, yang terdiri dari korteks dan nukleus.

Pertumbuhan dan proliferasi dari serat-serat sekunder berlangsung terus selama hidup tetapi lebih lambat, karenanya lensa menjadi bertambah besar lambat-lambat. Kemudian terjadi kompresi dari serat-serat tersebut dengan disusul oleh proses sklerosis. Definisi Katarak Katarak berasal dari bahasa Yunani katarrhakies, Inggris cataract dan Latin cataracta yang berarti air terjun. Dalam bahasa indonesia disebut bular, dimana penglihatan seperti tertutup air tejun.

Katarak adalah setiap keadaan kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat hidrasi penambahan cairan lensa, imautr protein lensa atau terjadi akibat keduaduanya. Biasanya kekeruhan mengenai kedua mata dan berjalan progresif ataupun dapat tidak mengalami perubahan katrak waktu yang lama. Klasifikasi tersebut dijabarkan sebagai berikut. Klasifikasi katarak berdasarkan usia: Katarak kongenital, katarak yang sudah terlihat pada usia di bawah 1 tahun.

Katarak juvenile, katarak yang terjadi sesudah usia 1 tahun. Katarak senil, katarak setelah usia kaatarak tahun. Klasifikasi katarak berdasarkan saat munculan: Katarak sekunder dan komplikata, yakni katarak dengan heterokromia, iridosiklitis kronik, vaskulitis retinal, dan retinitis pigmentosa. Katarak post-operatif, paling sering terjadi pada kasus vitrektomi dan tamponade silikon retina, dan operasi filter d. Katarak traumatik, karena kontusi atau perforasi, radiasi infra merah, sengatan listrik, katark ion.

Katarak toksik, yakni katarak diinduksi kortikosteroid paling seringdank arena obat lain seperti klorpromazin, agen miotik, atau busulfan. Katarak herediter, dapat autosomal dominan, autosomal resesif, sporadik, atau terikat kromosom X b. Katarak senilis katarxk kekeruhan lensa baik di korteks, nuklearis tanpa diketahui penyebabnya dengan jelas, dan muncul mulai usia 40 tahun.

Insidensi katarak di dunia mencapai juta kasus baru tiap tahunnya. Di Afrika katarak senile merupakan penyebab utama kebutaan. Katarak senilis sangat sering ditemukan pada manusia, bahkan dapat dikatakan sebagai suatu hal yang dapat dipastikan timbulnya dengan bertambahnya usia penderita. Dengan terbentuknya lapisan baru dari serat kortikal nucleus lensa menjadi terkompresi dan memadat nuclear sklerosis. Modifikasi kimia dan proteolisis dari kristalin protein lensa menghasilkan formasi agregat protein berat molekul besar.

  CHOPIN WALTZ C# MINOR PDF

Agregat ini cukup besar untuk menyebabkan terjadinya fluktuasi mendadak dalam indeks refraktif lokal lensa sehingga menghamburkan cahaya dan menurunkan transparansi. Modifikasi kimia dari protein nuclear lensa juga meningkatkan pigmentasi, seperti lensa menjadi kuning atau kecoklatan sejalan dengan pertambahan usia. Hubungan dengan usia lainnya adalah menurunnya konsentrasi dari glutation dan kalium dan meningkatnya konsentrasi natrium dan kalsium dalam sitoplasma sel lensa.

Penyebab paling sering gangguan penglihatan pada orang tua adalah katarak senilis, patogenesisnya multifaktorial dan belum sepenuhnya dimengerti. Herediter Herediter memiliki peran yang perlu dipertimbangkan, usia mulai timbulnya katarak berbeda pada keluarga yang berbeda.

Paparan Ultraviolet Berdasarkan studi epidemiologi, paparan sinar UV yang berlebihan dapat menyebabkan timbulnya katarak pada usia yang lebih awal dan maturasi yang lebih cepat pada katarak senilis. Faktor diet Defisiensi zat makanan berupa protein tertentu, asam amino, vitamin riboflavin, vit E, Vit C dan elemen-elemen esensial berperan dalam terjadinya dan matangnya katarak pada usia yang lebih awal. Krisis dehidrasi Ditemukan juga hubungan cepatnya usia kemunculan dan kematangan katarak dengan krisis dehirasi yang terjadi pada seorang individu seperti: Merokok Merokok telah dilaporkan memeiliki beberapa efek terhadap usia munculnya katarak.

Rokok menyebabkan akumulasi dari pigmen molekul -3 hydroxykynurinine dan UPT.

Sianat pada rokok meyebabkan carbamylation dan denaturasi protein. Ahli biokimia mengatakan terjadi pengikatan bersilang asam nukleat dan molekul protein sehingga mengganggu fungsi.

Kekeruhan lensa dengan nukleus yang mengeras akibat usia lanjut biasanya mulai terjadi pada usia lebih dari 60 tahun. Katarak Nuklear Beberapa tingkat sklerosis nuclear dan kekuningan pada lensa adalah normal pada pasien dewasa yang telah melewati usia pertengahan.

Secara umum, kondisi ini hanya mempengaruhi fungsi visual secara minimal. Penghamburan cahaya dan kekuningan yang parah disebut sebagai katarak nuklear, yang menyebabkan opasiti sentral.

Nukleus cenderung menjadi gelap dan keras sklerosisberubah dari jernih menjadi kuning sampai coklat.

Biasanya mulai timbul sekitar usia tahun dan progresivitasnya lambat. Bentuk ini merupakan bentuk yang paling banyak terjadi. Meskipun biasanya bilateral, namun biasanya asimetris.

Pandangan jauh lebih dipengaruhi daripada pandangan dekat pandangan bacabahkan pandangan baca dapat menjadi lebih baik yang disebut juga sebagai second sight. Perubahan kekuningan dan kecoklatan yang progresif pada lensa menyebabkan diskriminasi warna yang buruk, khususnya katatak spectrum warna biru sehingga penderita mengalami kesulitan membedakan warna, terutama warna biru dan ungu.

Katarak Kortikal Katarak menyerang lapisan yang mengelilingi nukleus atau korteks. Katarak kortikal biasanya bilateral tetapi sering asimetris. Banyak pada penderita DM.

Keluhan yang biasa terjadi yaitu penglihatan jauh dan dekat terganggu, penglihatan merasa silau. Katarak Subkapsular Posterior atau Kupuliformis Bentuk ini terletak pada bagian belakang dari kapsul lensa.